2026-07-20 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Polres Metro Jakarta Timur menduga senjata api yang digunakan maling motor penembak tukang ojekMatraman, Jakarta Timur, merupakan senjata rakitan.
"Kami masih terus melakukan penyelidikan. Apakah memang ada proyektil di sana dan seperti apa nanti akan kami terus update terkait senjata api ataupun senjata rakitan yang kemungkinan digunakan oleh para pelaku," jelas Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi saat ditemui di Polres Metro Jakarta Timur, Senin (20/7/2026).
Made memastikan polisi telah memeriksa sejumlah saksi, rekaman kamera pengawas (CCTV), serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Ia juga menyampaikan bahwa hingga kini polisi masih menyelidiki keberadaan kedua pelaku yang melarikan diri setelah melancarkan aksinya.
Selain itu, Made mengatakan kondisi korban kini telah membaik setelah tertembak di bagian kaki.
"Korban langsung ditembak di bagian paha sebelah kanan. Iya, Sudah dimintai keterangan oleh penyidik dari Polsek. Dan ya mudah-mudahan para pelaku bisa segera terungkap," kata Made.
Sebelumnya, Seorang pengemudi ojek ditembak oleh pencuri yang hendak mengambil sepeda motor milik warga bernama Ilham (28) di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (18/7/2026).
Peristiwa bermula ketika terjadi aksi percobaan pencurian motor milik Ilham yang terparkir di Indekos tak jauh dari TKP penembakan.
Ilham mengatakan, saat kejadian dirinya sedang memasak. Ia sempat mendengar suara dari luar kamar dan mengira ada kurir paket yang datang.
"Selang 5 menit apa 10 menit saya pantau itu, langsung saya gedor itu pintu. Makanya bunyi kayak suara tembakan itu (di CCTV)," ungkap Ilham saat ditemui di indekosnya di Matraman, Minggu (19/7/2026) sore.
Kedua pelaku gagal membawa kabur sepeda motornya dan kemudian melarikan diri.
Ilham sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan warga.
"Kalau ditodongnya saya baru sampai sini sih, depan pagar. Habis itu saya langsung ngumpet di pilar sini. Terus saya spontan teriak di depan gerbang," kata Ilham.
Lalu, sejumlah warga melakukan pengejaran kedua pelaku yang kabur mengarah ke Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur.
Evi (57), saksi mata, mengatakan, kondisi Jalan Palmeriam, Matraman, cukup ramai saat kejadian. Menurut Evi, korban saat itu tengah menunggu penumpang yang sedang membeli obat.
Sebelum penembakan terjadi, Evi mengaku mendengar teriakan "maling" dari arah Pasar Palmeriam. Ia kemudian melihat sekitar 10 warga mengejar dua terduga pelaku.
"(Korban) ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, 'Dor' tembakan tuh. Saya langsung bilang, 'Lah, ditembak, ditembak!'" ujar Evi saat ditemui di sekitar lokasi kejadian.
Evi menjelaskan, korban mengalami luka tembak di bagian paha hingga mengeluarkan banyak darah.
Korban juga sempat terkapar di lokasi. Sementara kedua pelaku melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang
07-20
07-20
07-20
07-20
07-20
07-20
07-20
07-20
07-20
07-20