2026-08-18 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Pengendara yang hendak melintas di kawasan Jakarta Pusat perlu mewaspadai potensi kepadatan lalu lintas pada Selasa (18/8/2026), terutama di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Merdeka Selatan, dan kawasan Monas.
Ketiga kawasan tersebut menjadi perhatian kepolisian menyusul aksi demonstrasi yang akan dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) hari ini.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan, petugas akan menyesuaikan pengaturan lalu lintas dengan kondisi di lapangan.
Apabila terjadi kepadatan akibat aksi, polisi akan melakukan pengalihan atau rekayasa lalu lintas secara situasional.
“Apabila terjadi kepadatan arus, kita akan melakukan pengalihan ataupun rekayasa lalu lintas secara situasional,” ujar Budi kepada awak media di Polda Metro Jaya, Selasa (18/8/2026).
Sebelumnya, mahasiswa juga sempat menggelar aksi demonstrasi di Bundaran HI pada 12 Juni 2026.
Saat itu, massa melakukan long march dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju Bundaran HI. Pergerakan massa membuat lalu lintas dari arah Sudirman menuju Bundaran HI padat dan tersendat.
Jalur Sudirman-Thamrin juga sempat ditutup untuk kendaraan akibat konsentrasi massa.
Sejumlah kendaraan yang terjebak di belakang rombongan pendemo kemudian dialihkan menuju kawasan Kebon Kacang untuk menghindari kemacetan yang lebih panjang.
Meski aksi BEM UI dijadwalkan berlangsung di Bundaran HI, kondisi lalu lintas di kawasan tersebut masih terpantau lancar hingga menjelang siang.
Berdasarkan pantauan iDoPress hingga pukul 11.30 WIB, kendaraan dari arah Jalan MH Thamrin maupun Jalan Jenderal Sudirman menuju Bundaran HI masih bergerak ramai lancar tanpa kepadatan signifikan.
Sejak sekitar pukul 10.30 WIB, sejumlah kendaraan aparat keamanan juga terlihat bergerak menuju kawasan Bundaran HI. Namun, kehadiran armada tersebut belum menyebabkan kemacetan maupun penutupan jalan.
Hingga waktu tersebut, polisi juga belum memberlakukan rekayasa lalu lintas ataupun penutupan jalan.
Budi mengatakan, rekayasa lalu lintas tidak diberlakukan secara otomatis, tetapi akan menyesuaikan perkembangan situasi di lokasi aksi.
Artinya, pengendara masih dapat melintasi kawasan yang terdampak selama arus lalu lintas tetap berjalan. Namun, perubahan arus dapat dilakukan apabila konsentrasi massa menyebabkan kemacetan.
08-18
08-18
08-18
08-18
08-18
08-18
08-18
08-18
08-18
08-18