Rumah Berita Informasi Produk Bayi Internet Peralatan game Ikon mode Teknologi Kehidupan indonesia Keuangan Brigade Budaya Hotel Kesehatan Olahraga Perumahan Makanan Cerdas Pendidikan Mobil Hiburan

Cerita Lulusan SMK Tunda Kuliah demi Langsung Kerja Bantu Orangtua

2026-05-20 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Dengan kemeja putih dan celana panjang hitam, Nabil Anis Sofar (19) berjalan keluar dari gedung Gelanggang Olahraga di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Rabu (20/5/2026) yang menjadi tempat digelarnya Jakarta Job Fair.

Ia mengaku datang dari Grogol Petamburan, Jakarta Barat, bersama seorang temannya sejak pagi untuk mencari pekerjaan di acara tersebut.

"Dari jam berapa ya, dari sekitar pukul 09.00 WIB apa sekitar pukul 09.30 WIB gitu sih," ucap dia saat ditemui iDoPress, Rabu.

Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) itu memilih langsung mencari pekerjaan dibandingkan meneruskan pendidikannya.

Ayah Nabil bekerja sebagai petugas keamanan, sementara ibunya bekerja sebagai petugas kebersihan.

Kondisi tersebut yang membuatnya memilih langsung bekerja dan mencoba meringankan beban orangtuanya.

“Dari ekonomi keluarga sih. Faktor utamanya ya. Tapi emang saya juga pengin kerja gitu,” ujar dia.

Ia baru berencana melanjutkan pendidikannya setelah menghasilkan cukup uang dari hasil kerja sendiri.

"Penginnya itu kerja dulu, ngumpulin duit, baru kuliah," ujar Nabil.

Ia mengaku cukup sulit mendapatkan pekerjaan sebagai lulusan SMK. Menurut dia, lowongan yang dibuka kebanyakan masih mensyaratkan pendidikan gelar Sarjana.

"Kalau pekerjaan sih banyak, tapi untuk syarat-syaratnya itu banyakannya itu S1 kan. Jadi sulit buat yang lulusan SMK," kata dia.

Menurut dia, lowongan pekerjaan bagi lulusan SMK masih perlu diperbanyak agar lulusan baru memiliki kesempatan kerja yang lebih luas.

Pasalnya, tidak semua lulusan SMK memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Sebagian lainnya memilih langsung bekerja untuk membantu perekonomian keluarga, seperti dirinya.

“Kebanyakan kan biasanya yang lulusan SMK tuh ada yang mau kuliah, ada yang mau juga yang kerja gitu. Jadi kalau bisa persyaratannya itu yang SMK dibanyakin,” ucap dia.

Nabil berharap pemerintah dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi lulusan SMK yang ingin langsung bekerja setelah menyelesaikan pendidikan.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
© Hak Cipta 2009-2020 Informasi indonesia      Hubungi kami   SiteMap