Rumah Berita Informasi Produk Bayi Internet Peralatan game Ikon mode Teknologi Kehidupan indonesia Keuangan Brigade Budaya Hotel Kesehatan Olahraga Perumahan Makanan Cerdas Pendidikan Mobil Hiburan

Kabel Semrawut di Jalan Tanjung Pura Jakbar, Sering Nyangkut Saat Truk Lewat

2026-04-14 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Kabel utilitas yang semrawut terlihat di sepanjang Jalan Tanjung Pura, Kalideres, Jakarta Barat.

Pantauan iDoPress di lokasi pada Selasa (14/4/2026) pagi, kondisi kabel di sepanjang jalan perkampungan ini terlihat semrawut dan tak beraturan.

Lebar jalanan tersebut hanya sekitar lima meter, dengan dua mobil masih bisa berpapasan secara langsung.

Namun, apabila ada truk yang melintas, maka kendaraan dari arah sebaliknya harus sedikit menepi untuk memberikan ruang agar tidak bersenggolan.

Di sepanjang jalan itu, kabel-kabel terlihat kendur dan menjuntai ke bawah hingga hampir menyentuh tanah.

Pada beberapa titik, kabel terlihat saling melintang satu sama lain dan membuat pemandangan di sisi jalan semakin tak beraturan.

Gulungan-gulungan kabel juga ikut menjuntai dan melintang di atap rumah warga.

Kabel-kabel semrawut yang menjuntai rendah ini pun menimbulkan risiko tersangkut karena banyaknya kendaraan truk besar yang melintas di sepanjang Jalan Tanjung Pura.

Dalam pantauan iDoPress, mayoritas yang melintas di jalanan ini adalah truk boks yang membawa muatan dari pabrik-pabrik di sekitar.

Hendra (37) salah satu warga sekitar menyebut kondisi kabel yang semrawut di Jalan Tanjung Pura sudah terjadi sejak bertahun-tahun lalu.

Menurut dia, penataan kabel memang sangat jarang diperhatikan dan seolah dibiarkan tanpa penanganan.

"Emang kayak enggak pernah diperhatiin di sini, udah dari dulu, bertahun-tahun ya gini aja. Cuma yang di depan-depan dekat kompleks Citra aja yang dirapiin, diiket jadi satu," kata Hendra saat ditemui iDoPress di lokasi, Selasa.

Pada Senin (13/4/2026) malam, kata Hendra, sebuah truk tersangkut kabel semrawut hingga putus dan menyebabkan arus lalu lintas sempat terganggu.

Peristiwa itu bukan pertama kalinya terjadi, melainkan sudah sering jika ada truk dengan muatan tinggi yang melintas.

Biasanya, kernet truk yang tersangkut terpaksa harus mengurai kabel yang menjuntai secara manual menggunakan bambu dan alat seadanya agar truk tetap bisa melintas.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
© Hak Cipta 2009-2020 Informasi indonesia      Hubungi kami   SiteMap